Senin, 18 Agustus 2014

Begitu Ada Kamu


Pernah merasa selalu berusaha menarik perhatian seseorang dan sudah mencoba berbagai cara, tetapi semuanya tetap sia-sia?

Pernah merasa kangen sekangen-kangennya sampai tidak berani mengatakannya karena takut yang dikangenin tidak merasakan hal yang sama?

Pernah merasa benar-benar ingin memeluk seseorang tapi tidak pernah bisa melakukannya karena orang yang ingin dipeluk bukanlah siapa-siapanya kita?


Rabu, 06 Agustus 2014

Kalau Kamu Tidak Mau, Aku Mengerti


Yang, ini lucu sekali. Kamu yang kulukai, tapi sekarang ini aku yang sangat merasa menyesal sekali.

Kamulah yang selalu mampu membuat jantungku berdetak lebih kencang. Dulu. Kamulah yang selalu mampu membuat senyumku muncul begitu saja kapan pun mataku menangkapmu. Kamulah yang mampu membuatku tiba-tiba bahagia kalau ada sms atau telepon dengan namamu di layar teleponku. Sampai aku sering bertanya akhir-akhir ini, setelah kamu tak pernah di sini, dan merasakan pahitnya tanpa kamu lagi, "Bisakah kamu tetap di sini, menghabiskan waktu sepanjang hidupmu di sini? Bersamaku lagi. Tertawa lagi, bertengkar lagi, lalu saling memaafkan dan jatuh cinta kembali?"

Lalu aku terjaga dari lamunanku, karena kamu sudah lama tidak bersamaku lagi.

Yang, aku ingin kembali. Tapi kalau kamu tidak mau, aku mengerti.


Senin, 21 Juli 2014

Keping Tentang Cinta


1.
Perhatikan batasan tipis antara memperjuangkan cinta dan memaksakan cinta. Yang kedua, selalu meninggalkan luka.

2.
Pilih yang semarah apapun, selalu mau melihat kembali sisi baik kita.
Karena ketika marah, orang akan melihat keburukannya saja. 
Tetapi jika memang mencintai, dia akan melihat kembali sisi baik yang dicintainya.

3.
Salah satu cara terbaik untuk tidak lebih lama bertengkar di antara pasangan adalah 'menutup' mulut.
Kalau keduanya sama-sama bertahan dengan egonya, tidak mau mendengar, setiap kata yang keluar bisa saja terus-terusan mendatangkan luka.

4.
Letakkan bahagia, di atas cinta.
Karena jika jatuh cinta, belum tentu membawa bahagia.
Sedangkan kalau bahagia, berkemungkinan besar mendatangkan cinta.


Senin, 07 Juli 2014

Kami


Dia adalah penggemar Metallica, aku adalah penggemar Jason Mraz. Tapi pada saat Metallica ke sini, aku pun menonton konser itu. Dan pada saat Jason Mraz ke sini, dia menemaniku menontonnya.

Dia suka makanan pedas, aku tidak. Akhirnya aku memasak tidak terlalu pedas untuk kami berdua. Pelan-pelan, aku bisa makan yang cukup pedas, dan dia pun mulai bisa mengurangi makanan yang dulu lihat sambal atau cabenya saja bisa membuatku kepedasan tanpa harus merasakannya.

Dia tidak suka aku berpakaian seksi, dan aku tidak suka dia ke mana-mana berpakaian ala kadarnya. Untuk dihormati, kita harus terlebih dahulu menghargai diri sendiri. Lalu karena menghargainya, dan karena memang ada benarnya, aku mengurangi berpakaian seksi. Dia menganggapku berharga, jadi apa pun yang berharga seharusnya tidak diumbar ke mana-mana. Dan dia juga mulai merapikan diri ketika pergi ke mana-mana. Tidak harus berkemeja, kaos pun tidak apa-apa selama dia tetap rapi. Kami tidak berusaha menjadi orang lain, tetapi kami mau berubah untuk pasangan masing-masing. Kami menjadi diri kami yang lebih baik dari sebelumnya.


Jumat, 27 Juni 2014

Sampai Sekarang


Aku bahagia, meski kita tidak pernah benar-benar bersama.

Setidaknya aku tahu, kamu pernah memiliki perasaan yang sama. Setidaknya aku memiliki memori tentangmu yang kusimpan dalam entah berapa gigabyte besarnya di otakku. Setidaknya aku memiliki fotomu yang bisa kulihat kapan saja lalu membuat dadaku merasa hangat dan otomatis mulutku tersenyum begitu saja.

Kamu mungkin tidak akan datang lagi, aku mungkin juga sudah mengikhlaskanmu pergi (kalau tidak sekarang, setidaknya nanti pasti).

Minggu, 22 Juni 2014

Keping - Let Go



1.
Still loving, but no longer waiting.

2.
Just because I love you, doesn't mean my happiness depends from you.

3.
Lepaskan sakit hatimu dan jatuh cintalah kembali.

4.
Tinggalkan hati yang lama pada tempatnya.


Kamis, 05 Juni 2014

Kalau Kamu Pergi


Kalau kamu pergi, aku berjanji tidak akan lagi menahanmu, atau terus berusaha meyakinkanmu kalau aku bisa membuatmu jatuh cinta lagi kepadaku.

Kalau kamu pergi, aku berjanji akan mati-matian bertahan untuk tidak menanyakan kabar dan mencari tahu lagi tentangmu.

Kalau kamu pergi, aku berjanji untuk terus berusaha tidak peduli kepada siapa kamu akan menitipkan hati setelahku nanti.


Senin, 02 Juni 2014

Keping - Lagi-lagi Kamu



1.
Hujan di luar. Aku mengingat senyummu dan masih belum mengerti kenapa hal seperti itu saja bisa membuatku berdebar.

2.
Kadang aku rindu, tapi menyimpan itu hanya untukku.

3.
My heart says I miss you. My mind says I shouldn't tell you.

4.
Ada bagian dari mencintai diam-diam itu menyenangkan, seperti ketika kita bebas bercanda karena kamu tidak tahu kalau aku cintai, misalnya.


Senin, 26 Mei 2014

Pulang


Kita pernah menyewa satu kamar kos untuk tempat tinggal kita berdua. Kalau tidak salah, sebulan sebelum menikah, kita mencarinya. Berdua naik motor butut keliling kota Yogyakarta. Dan setelah menikah, kita langsung boyongan ke sana. Tanpa bulan madu, dengan acara pernikahan yang sederhana (itu pun dengan bantuan orangtua dan saudara kita), dengan uang secukupnya yang kita punya.

Kamu terpaksa mengundurkan diri dari tempatmu bekerja dengan gaji yang lumayan tinggi untuk ikut bersamaku. "Ke manapun suami pergi, seharusnya istri selalu mengikuti," itu katamu. Aku tidak pernah bisa cukup berterima kasih untuk itu sampai sekarang, mungkin juga sampai masa depan.