Keping - Belum Tentu Tidak Nyata


1. 
Hanya karena sesuatu tidak kelihatan, belum tentu tidak ada.
Hanya karena tidak pernah kukatakan, belum tentu perasaanku tidak nyata.

2.
Kalau kamu pikir kesabaranku tidak pernah habis untuk menunggumu, kamu salah.
Sabarku tidak sebanyak itu.

3.
Hatiku kecil, tapi cukup besar untuk menampung semua hal tentangmu.

4.
Kalau mengenggam terasa sakit, ada baiknya kamu melepaskan genggaman. 
Share

Keping - Itu adalah Waktu yang Berharga

1.
Kita berdua merasakan rindu yang sama, atau hanya aku saja?

2.
Sebodoh apa pun percakapan kita, itu adalah waktu yang berharga.

3.
Apa kabar waktu luangmu? Masihkah sesekali menggunakannya untuk mengingatku?

4.
Dua orang yang saling menjauhi, tapi belum juga bisa berhenti saling mencintai.


Share

Remember When*



Remember when I said my first ‘hello’, and you smiled at me then you said your first ‘hello’ too?
Itu awal kita saling mengenal. Aku sampai memperhatikan semua detail tentangmu. Tentu saja  aku membuatnya agar tidak terlalu kelihatan. Tapi aku memang memperhatikan dan merekam semuanya sebisaku. Rambutmu yang panjang, tinggimu yang sepundakku, matamu yang cokelat bening, semuanya. Tahukah kamu, itu pertama kali aku berani menyapa seorang gadis? Bahkan sampai sekarang aku masih tidak percaya kalau aku nekad menyapamu ketika itu. And, by the way, I never forget that first ‘hello’.
Remember when we had silly talks about everything all nights through cellphone?
Kita bercerita tentang makanan dan minuman apa yang kita suka, film, komik, buku, semuanya. Kita juga menceritakan kebodohan-kebodohan yang masing-masing pernah lakukan, lalu tertawa bersama. Kamu mengolokku atau aku yang terbahak dengan keisenganmu. Tanpa sadar, pagi sudah datang dan ternyata kita belum tidur sama sekali. That was fun.
Share

Ran

Aku suka melihatmu seperti itu. Tertawa dengan binar mata yang tak bisa kujelaskan seperti apa gambaran kegembiraannya. Lalu kamu menunjuk apa saja yang kamu lihat dan kamu sukai, seolah-olah itu adalah sesuatu yang sangat berharga sekali.

“Itu,” katamu, “Pelanginya tidak hanya tujuh warna. Ada banyak warna. Tidak melengkung juga, malah bentuknya serupa boneka. Aneh sekali. Tapi aku suka.” Kamu tersenyum lebar dan berulang kali mengedipkan mata.

Ah, kalau saja kamu tahu, aku lebih suka bahagiamu itu daripada pelangi tidak biasa ini.
“Itu juga! Lihat!” Lagi-lagi kamu menunjuk sesuatu di atas. “Ada bintang jatuh berhamburan. Nyalanya tidak kuning atau putih. Warnanya kehijauan. Seperti kembang api, hanya yang ini lebih besar. Padahal ini siang, kenapa bisa kelihatan dan bisa begitu terang?” Kamu tersenyum lebar lagi. Aku menenangkan dadaku lagi.

 Ah, kalau saja kamu tahu, matamu itu jauh lebih nyala dari bintang jatuh itu.
Share

SHINE ON Quote - Yang Buruk Itu Peristiwanya



Ketika terjadi sebuah peristiwa buruk,
Yang buruk adalah peristiwanya.
Bukan kamu.

Ketika menggoreng sesuatu dan gosong,
Yang gosong adalah sesuatunya,
Bukan kamu.

Share

Keping - Tak Bisa Melakukan Apa-Apa dengan Itu

1.
Hatiku masih selalu kusiapkan untuk menjadi rumahmu yang paling nyaman.
Kalau kamu sudah lelah berkelana, kamu bisa pulang lagi sekarang.

2.
Waktu selalu ada, tidak pernah pergi. Jangan menggunakan alasan 'sedang tidak ada waktu' hanya untuk menghindari bertemu denganku.

3.
Aku sulit melupakanmu, kamu sulit mengingat perhatianku.
 
4.
What if I already learn to let you go long before you realized that suddenly you miss me so?


Share

Surat ke-31


Ketika kamu terlalu berat hati untuk melepasnya pergi,
Ketika kepalamu terasa terbebani karena memikirkan dia malah membuatmu nyeri,
Ketika beban itu kemudian meluap ke matamu untuk menjadi tangis, tapi  kamu ingin menyembunyikan tangismu itu,
Kemari, dan ambil bahuku.


Share