Minggu, 14 Oktober 2018

Berbicara



Mungkin, aku tidak mengerti apa maumu dan kamu tidak memahami apa inginku. Di sinilah mungkin kita sering tidak menemukan titik temu.

Kamu tidak mengerti kalau aku hanya ingin ada kabar, sekecil apapun itu. Aku tidak akan curiga, tidak akan memberondongmu dengan belasan tanya. Aku percaya, selama kamu bisa dipercaya. Lagipula, untuk apa bersama kalau bahkan kita tidak saling percaya? Tetapi, masalahnya, aku sering terlalu lelah menunggu kabar sampai larut malam dan ketiduran.

Jumat, 20 Juli 2018

Tidak Lagi

Kamu pernah(?), melihatnya, merasakannya, ingin mengatakannya, tapi tidak bisa mengeluarkan suara apa-apa?
Kamu pernah(?), berharap kalau bisa menghentikan waktu dan mengulangnya kembali? Berharap kalau semuanya hanya mimpi?
Kamu pernah(?), menyesali apa saja yang terlanjur terjadi dan apa saja tidak berani kamu katakan atau lakukan?

Sabtu, 19 Agustus 2017

A Story of You

Kadang aku kangen kamu.

Kangen meluangkan waktu bersama, berdua. Ngobrol sekonyol-konyolnya, atau bermain tebak-tebakan dari yang jelas sampai yang tidak jelas juntrungannya.

Itu yang membuatku tidak bisa lupa. Bagaimana kamu bisa membuatku nyaman tanpa membutuhkan perjuangan. Cukup ada di sana, menjadi diri kamu tanpa harus berpura-pura, dan aku bisa mensyukuri setiap detiknya.

Itu yang membuatku jatuh cinta.
Aku, di depanmu, tidak perlu menjadi siapa-siapa. Tidak perlu harus berusaha keras terlihat pintar atau bisa bercanda. Cukup di sana, menemanimu berbicara.
Seperti itu saja aku sudah bahagia.

Kadang aku kangen kamu.

Kangen ngobrolin komik atau film berdua. Berdebat entah apa tapi bercanda lagi setelahnya. Kembali nyaman berdua.

Lalu aku akan memperhatikan detail kamu. Pakaianmu warna apa, pakai sepatu apa, parfummu merk apa. Dan kamu akan tersipu karena aku memperhatikanmu sampai sekecil itu.

Masih ingat kalau ada seseorang yang bisa dengan melihatnya saja otomatis bisa membuatku bahagia begitu saja? Kamu pasti tahu orangnya. Kita berdua tahu orangnya. Kita hanya tidak pernah benar-benar membicarakannya.

Kadang aku kangen kamu.
Nyamannya, rasanya, hangatnya di dada pas kamu tertawa. Ja-tuh cin-ta-nya.

Kadang aku kangen kamu.
Terutama saat aku merasa kekasihku tidak terlalu peduli denganku.

Rabu, 19 April 2017

Hari Rabu di Tempat Paling Tersembunyi



Aku ingat ketika kamu memasuki ruangan, dan aku seperti... pernah merasa bahwa semua pandangan seolah menyempit pada satu titik? Mungkin seperti itu. Selalu seperti itu setiap hari Rabu.

And there. Look at you. Berjalan dengan percaya diri, tersenyum menyapa teman-temanmu sambil entah bercanda tentang apa. Mungkin aku tidak mendengarnya atau mungkin fokusku diambil sepenuhnya oleh kamu sampai aku tidak bisa mendengar apa-apa.

Selasa, 18 April 2017

Bahagia Lagi

Aku tidak akan membencimu. Tetapi, juga tidak berarti aku akan melupakan semua luka yang kamu berikan kepadaku. Aku akan menyimpannya. Semuanya. Untuk mengingatkan bahwa kamulah yang tidak pantas untukku, bukan aku. Untuk penanda ada luka di sana, dan aku tidak boleh mengalaminya lagi bagaimanapun juga.

Aku tidak akan 100% menyalahkanmu atas perpisahan kita. Karena, untuk apa bertahan jatuh cinta kalau dua-duanya tidak berbahagia.

Minggu, 27 November 2016

Aku 'Tahu' Kamu Akan Pergi



Aku 'tahu' kamu akan pergi, aku hanya tidak tahu akan secepat ini.

Dari awal, aku sudah ikhlas. Bukan saat kamu memutuskan pergi, tapi justru sejak awal kamu datang dan mengajakku berpasangan. O, bahkan saat awal berkenalan. Mungkin karena aku sudah belajar dari pengalaman, kalau orang, secinta-cintanya kita atau mereka, bisa pergi dan datang.


Selasa, 18 Oktober 2016

Tau



“Dia bukan siapa-siapa. Teman biasa. Jangan curigaan, ah!” katamu.

Ya, aku tau. Aku tahu ceritamu dan dia. Kalian bersahabat sejak SMA. Aku tau. Tidak ada cinta. Aku tau. Tau kalau selalu itu yang kamu ceritakan kepadaku.

Aku hanya mau tanya. Bagaimana kamu akan menjelaskan senyummu yang bisa otomatis muncul begitu saja ketika tidak sengaja bertemu dengannya? Bagaimana kamu akan menjelaskan kecepatanmu yang dengan segera menjawab telepon atau WA-nya? Bagaimana kamu akan menjelaskan betapa sering dengan tidak sengaja kamu bisa tiba-tiba bercerita tentang dia dengan begitu semangatnya?

Senin, 12 September 2016

Teman Kita Pernah Bercerita



Teman kita pernah bercerita.

Ada dua orang yang selalu tidak sabar menunggu pagi. Keduanya, ingin terus bertemu lagi, untuk saling mengagumi. Merasakan hangatnya percakapan, merasakan bagaimana ternyata seseorang bisa membenci malam karena itu artinya perpisahan.

Menyenangkan.


Seratus-Seratusnya



Kalau ada yang bertanya apa 100 hal yang bisa membuatku bahagia, aku bisa menjawab kamu seratus-seratusnya.