Kamis, 04 Desember 2014

Untuk Nanti


Aku tidak pernah lupa.

Aku tidak pernah lupa bagaimana menyenangkannya ketika kita tidak melakukan apa-apa, selain berbincang saja. Entah apa pun temanya, aku menikmatinya. Dari yang paling ringan tentang buku, film, sampai hal berat  seperti politik dan negara. Kita sering berbeda pendapat, tentu saja, terutama tentang politik dan negara. Tetapi tidak pernah masalah, karena justru bedalah yang membuatku bisa menemanimu berlama-lama. Kita bisa berdebat di sana.

Aku tidak lupa juga, bagaimana hanya dengan melihatmu, aku bisa tersenyum begitu saja. Aku tahu itu cinta, aku hanya tidak tahu apa kamu sebenarnya mengetahuinya. Kenapa juga kamu mau di sini bersamaku berlama-lama? Kenapa kamu selalu menjadikanku yang pertama kamu hubungi jika ingin berbicara? Cinta juga?

Tetapi aku tidak pernah (berani) menanyakannya. Terlalu takut juga untuk mengira-ngira kalau itu harapan. Jadi, aku tetap diam saja dan menikmati kapanpun kamu ingin aku di sana.

Aku juga ingat pada saat kita sering menyanyi bersama. Lagu-lagu Adele (kamu sering mengejanya A-de-le, dengan dele nya seperti kata kedelai di bahasa Jawa), Sheila on 7, Padi, Cokelat, Katy Perry, Natasha Beddingfield, John Mayer, dan lain-lain. Sampai aku suatu ketika memetik gitarku dan menyanyikan lagu yang masih asing bagimu.

           Broken pieces
A hundred kisses
A million views
Pictures of you

Senin, 24 November 2014

Keping - Kalau Melepaskan Sekarang


1.
Pelan-pelan saja melepaskannya, tapi konsisten. Bukan berkali-kali nengok ke belakang.

2.
Kamu terlalu berani terus mengingat, terlalu takut melepas kenangan yang terlanjur kamu ikat.

3.
Kamu tidak bisa ke mana-mana kalau hanya memikirkan masa lalumu saja.

4.
Kalau kamu tidak menutup jalan kembali ke masa lalu, kasihan masa depanmu.


Selasa, 18 November 2014

Pemenang Giveaway Residu Namarappuccino



Mohon maaf, pengumuman pemenangnya terlambat satu hari.

Yang jelas saya senang dengan responnya. Terutama ketika membaca blog-blog yang mengikuti giveaway ini. Saya jadi tahu, banyak yang mengalami kisah yang sama dengan postingan di namarappuccino. Saya juga senang karena ada yang terinspirasi dengan postingan-postingan di namarappuccino.

Selain itu, saya juga jadi tahu, blog ini menyebar karena berbagai hal. Ada yang ikut teman, ada yang karena tahu dari retweetan, dan lain sebagainya.

Well, langsung saja, berikut ini pemenang Giveaway buku Residu.


Senin, 10 November 2014

Giveaway Namarappuccino








Sesuai janji, namarappuccino akan mengadakan giveaway. Tentu saja salah satu giveaway yang diberikan adalah buku #ResiduNamarappuccino. Ada 3 buku yang akan diberikan bagi pembaca namarappuccino. 

Sebagai catatan, Residu adalah kumpulan tulisan yang ada di blog ini dengan banyak cerita baru yang kalau suka namarappuccino, pasti akan suka juga kisah-kisah baru ini. 


Rabu, 05 November 2014

Uang Tidak Seberapa, tapi Kalau Bersama, Bisa Menyelamatkan Nyawa #HatiUntukCellista #Donasi20Ribu


Teman-teman, di postingan kali ini saya ingin menceritakan tentang salah satu anak kami di Rumah Ramah Rubella yang bernama Cellista. Saya harap teman-teman sudi membaca cerita ini sampai akhir.

Lahir dengan nama lengkap Cellista R. Asanfa pada 11 Juli 2013 di Solo, Cellista nggak datang ke dunia ini sendirian. Cellista lahir bersama saudara kembarnya,Mikhayla N. Asanfa (Mikhayla). Mereka lahir dengan usia kehamilan prematur (8 bulan) dengan berat 1 kg dan 1,7 kg. Semua ibu pasti menginginkan untuk bisa segera pulang ke rumah; merawat, menyusui, dan bercanda dengan bayi nya dengan nyaman. Tapi Tuhan punya rencana lain untuk keluarga ini. Cellista dan Mikhayla harus 'menginap' di ICU selama 2 bulan setelah lahir ke dunia karena diagnosa penyakit jantung bawaan tipe PFO (Patent Foramen Ovale) dan ASD (Atrial Septal Defect) serta kolestasis hati. Ujian belum usai. Hampir setiap bulan si kembar keluar-masuk rumah sakit karena komplikasi penyakitnya.


Minggu, 02 November 2014

Seandainya, Fey. Seandainya.


Ya, aku tahu. Kita tidak bisa kembali ke masa lalu.
Ya, aku juga tahu. Sebenarnya sudah bukan waktunya lagi aku berbicara mengenai cinta, rindu, atau apa pun yang berkaitan dengan itu.
Tapi, Fey. Kadang-kadang aku memang kangen kamu. Kangen obrolan kita. Kangen meluangkan waktu bersama. Kangen melihatmu menggodaku sambil tertawa.
Kalau menurutmu aku sengaja mengingatnya, tidak juga. Aku tahu berdasar pengalamanku, Fey. Tidak seharusnya mengingat masa lalu jika memang sedang berusaha melupakan masa lalu. Itu sama saja berniat ke arah selatan, tapi kita berjalan menuju utara. Jadi kangen kamu itu bukan sesuatu yang kusengaja. Itu terjadi begitu saja. I dont want it, but it just happen like it.

Kamis, 16 Oktober 2014

Jangan Lupa Kembali



Sebenarnya aku ingin mengatakan, boleh saja pergi, tapi jangan lupa kembali. Tetapi tidak kamu dengarkan. Kesempatan yang aku berikan malah membuatmu lupa pulang.

Mungkin aku kurang berhati-hati. Atau mungkin kamu yang memang berniat pergi.

Kalau yang terakhir itu, aku tidak bisa berbuat apa-apa lagi.



Jumat, 26 September 2014

Keping - Luka Kita


1.
Luka ada untuk membuat kita belajar, bukan meratapinya dan membuat diri kita sendiri jatuh sampai dasar.

2.
Rasa sakit kadang tidak bisa dihindari, tapi menderita lebih lama atau bangun secepatnya itu kadang pilihan kita sendiri.

3.
"Can you tell me how to move on from you?" | "Nothing. Just keep it in your mind that I never love you."

4.
Kita, dua orang yang ingin bertegur sapa, tapi tidak tahu harus bagaimana memulainya.

Selasa, 23 September 2014

Pilih Mana?


Ini adalah cover buku namarappuccino yang rencananya untuk giveaway. Kira-kira bagus yang mana? :)