Senin, 25 Juli 2011

[Intermezzo] Pidato Kalau Aku Menjadi Presiden


gambar diambil dari faqs.org

Indonesia, sejak awal kita ini diciptakan untuk menjadi bangsa besar.

Banyak bangsa lain merdeka karena perundingan dan pemberian. Kita, ... melalui darah perjuangan. Tidak peduli berapa lama dan sebesar apa musuh kita, kita berjuang. Tidak peduli perbedaan persenjataan adalah bambu runcing dan keris melawan senapan dan tank. Pada akhirnya, kita merdeka. Ini perbedaannya.

Indonesia, sejak awal kita ini diciptakan untuk menjadi bangsa kaya.

Bisa disimak berapa jumlah bahan tambang yang tersimpan di negara kita? Bisa menyimak bagaimana suburnya tanah kita? Bisa menyimak betapa beragamnya kekayaan laut kita? Semuanya adalah milik kita. Dari ujung pulau Sumatera sampai ujung pulau Papua.

Bisa menyimak berapa macam budaya kita? Tarian, pakaian adat, lagu, bahasa, makanan, dan lain sebagainya? Tidak ada satu pun negara yang bisa menyamai kita dalam keberagamannya.

Indonesia, kita ini bukan bangsa yang mudah menyerah. Karena itu, jangan memulainya sekarang. Tetaplah tidak mudah menyerah sampai akhir jaman. Jika ada bangsa yang berani menindas, kita lawan. Jika ada bangsa yang berani kurang ajar, kita tunjukkan kehebatan kita. Jika ada yang tidak menghargai kita, kita keluarkan kemampuan kita untuk menunjukkan bahwa kita lebih baik dan lebih besar. Titik. Tidak ada jalan yang lebih baik dari itu. Jalan terakhirnya adalah perang, tapi bukan berarti segala sesuatu penyelesaiannya adalah perang. Perang harus menjadi benar-benar jalan terakhir. Ketika kemuakan sudah di ujung kepala, dan sudah tidak kuat lagi menahannya. Kita tidak takut dengan bangsa mana pun. Entah itu super power atau super melempem. Kita selalu menang!

Indonesia, kita sudah melalui beragam rupa kejadian dan peristiwa. Dari mulai penjajahan, pemberontakan, bencana, krisis moneter, kerusuhan, dan lain sebagainya. Dan kita bertahan. Selalu bertahan.

Karena itu jangan pernah mengeluh, Indonesia. Kita selalu bisa megatasi segalanya. Lakukan saja yang kamu bisa untuk kamu, keluarga, teman dan Indonesia. Lakukan sebaik-baiknya. Jika kamu adalah penyapu jalan, jadilah penyapu jalan terbaik di dunia. Bersihkan jalanan dari kotoran. Jangan mengeluh. Kerjakan saja.

Jika kamu adalah polisi atau tentara, jadilah benar-benar pengayom dan pelindung bagi rakyatmu. Jangan pernah merugikan. Barangkali berat pelatihan dan berat musuhmu. Tapi jangan mengeluh. Kerjakan saja. Jadilah polisi dan tentara terbaik di seluruh dunia.

Jika kamu seorang pengusaha, jadilah pengusaha yang benar-benar pengusaha. Cari keuntungan tapi jangan lupakan kejujuran. Jangan mudah menyerah jika ada masalah. Bertahanlah. Jangan mengeluh. Kerjakan saja tugasmu sebagai pengusaha. Jadilah pengusaha terbaik di dunia.

Jika kamu adalah guru, jadilah benar-benar seorang guru. Tugas guru bukan hanya mengajarkan, tetapi juga mencerdaskan. Ini beda. Mengajarkan hanya butuh pengetahuan. Tetapi mencerdaskan adalah mencoba berbagai cara untuk memberi pengetahuan, membuat murid senang mendengar dan belajar, membantu murid yang kesusahan. Jangan mengeluh. Kerjakan saja. Jadilah guru yang terbaik di seluruh dunia.

Jika kamu pejabat, ... teman ... ini tugas yang berat. Banyak sekali godaan. Jadi, bertahanlah. Jadilah pejabat yang dihormati dan dihargai. Jangan mengambil keuntungan dari siapa pun. Lindungi rakyat yang didzolimi. Jangan mengeluh. Kerjakan saja. Jadilah pejabat terbaik di dunia.

Dan kamu adalah rakyat Indonesia. Jadilah rakyat Indonesia yang terbaik di dunia di mana pun kamu berada. Jangan menjadi pengkhianat sekali pun. Jangan jual satu butir pasir pun atau satu helai daun pun kepada bangsa lain. Jangan mengeluh. Kerjakan saja.

Indonesia, ... mari kita tunjukkan kepada dunia siapa kita sebenarnya ...