Jumat, 22 Juli 2011

[Kisah Nyata] Anak Kecil yang Membuat Seluruh Undangan Konferensi Lingkungan Hidup PBB Terbungkam

gambar diambil dari faqs.org

Anda pasti akan terpukau oleh pidato anak kecil ini.



ECO adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak-anak lain mengenai masalah lingkungan. Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar (dan membungkam) beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yg berdiri dan memberikan tepuk tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)



 Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental

 Children Organization.

 Kami adalah kelompok dari Kanada yg terdiri dari anak-anak berusia 12

 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga,

 Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk

 bisa datang ke sini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada Anda

 sekalian orang dewasa bahwa Anda harus mengubah cara Anda, hari ini di

 sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan

 masa depan bagi diri saya saja.



 Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum

 atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi

 semua generasi yg akan datang.



 Saya berada disini mewakili anak-anak yg kelaparan di seluruh dunia

 yang tangisannya tidak lagi terdengar.



 Saya berada di sini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat

 yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan

 habitatnya. Kami tidak boleh tidak didengar.



 Saya merasa takut untuk berada di bawah sinar matahari karena

 berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena

 saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.



 Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa

 tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.

 Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu

 per satu mengalami kepunahan tiap harinya-hilang selamanya.



 Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar

 binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan

 burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal

 tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.



 Apakah Anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini

 ketika Anda sekalian masih berusia sama seperti saya sekarang?



 Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap

 bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua

 pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki

 semua pemecahannya. Tetapi saya ingin Anda sekalian menyadari bahwa

 Anda sekalian juga sama seperti saya!



 Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.

 Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai

 asalnya.

 Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang

 telah punah.



 Dan Anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di

 tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak

 tahu bagaimana cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!



 Di sini Anda adalah delegasi negara-negara Anda. Pengusaha, anggota

 perhimpunan, wartawan atau politisi -tetapi sebenarnya Anda adalah

 ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi

 - dan Anda semua adalah anak dari seseorang.



 Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua

 adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih

 dari 5 miliar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi

 udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan

 tidak akan mengubah hal tersebut.



 Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita

 semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu

 untuk tujuan yang sama.



 Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak

 ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.



 Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami

 membeli sesuatu dan kemudian membuangnya, beli dan kemudian buang.

 Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi

 dengan mereka yang memerlukan.

 Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk

 kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.



 Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan

 dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,

 komputer dan perlengkapan televisi.



 Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami

 menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah

 satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: "Aku berharap aku

 kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan

 makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih

 sayang".



 Jika seorang anak yang berada dijalanan dan tidak memiliki apa pun,

 bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih

 begitu serakah?



 Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia

 sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran Anda dapat membuat perbedaan

 yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari

 anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak

 yang kelaparan di Somalia; seorang korban perang Timur Tengah atau

 pengemis di India .



 Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua

 uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat

 kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa

 indah jadinya dunia ini.



 Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, Anda mengajarkan kami untuk

 berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan

 orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang

 kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk

 berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa Anda kemudian melakukan hal yang

 Anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?



 Jangan lupakan mengapa Anda menghadiri konferensi ini, mengapa Anda

 melakukan hal ini - kami adalah anak-anak Anda semua. Anda sekalianlah

 yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua

 seharusnya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan

 mengatakan, "Semuanya akan baik-baik saja , 'kami melakukan yang

 terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari

 segalanya.”



 Tetapi saya tidak merasa bahwa Anda dapat mengatakan hal tersebut

 kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas Anda

 semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena

 perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.



 Jadi, apa yang Anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.

 Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya

 menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.


 Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.




Sumber

Tidak ada komentar: