Minggu, 10 Juli 2011

Lebih Beruntung?

gambar dari tira-in-blog-3.blogspot.com 

Suatu ketika, ada yang sedang menjalankan bisnis dan gagal. Merasa terpuruk.
Tapi dia sebenarnya lebih beruntung daripada ketika kemarin, saya melihat di pinggir jalan, ada seorang ibu pengemis menggendong anaknya yang kepalanya membesar-sepertinya tumor. Saya tidak bisa membayangkan perasaan menangisnya ibu itu ketika malam hari dan menyaksikan anaknya juga mengalami sakitnya.

Suatu ketika, ada yang sedang menjalin hubungan dengan seseorang dan berhenti di tengah jalan padahal sudah serius. Merasa terpuruk.
Tapi sebenarnya dia lebih beruntung daripada kakak seorang teman saya, yang sudah bertunangan (lihat betapa seriusnya ini?) tapi tiba-tiba dibatalkan sepihak. Saya tidak bisa membayangkan perasaan dia. Malunya, sakitnya, kehilangannya.

Suatu ketika, ada yang bercerai dengan pasangannya entah alasannya apa. Merasa terpuruk.
Tapi sebenarnya dia lebih beruntung daripada banyak orang yang saya baca dalam berita, tentang seorang istri yang bekerja keras sepanjang pagi, siang sore, malam, sementara suaminya berjudi atau mabuk-mabukan. Ada juga yang sudah mengalami kekerasan berkali-kali sampai akhirnya ada berita dia meninggal.
Tidak bisa membayangkan perasaan wanita-wanita itu selama bertahun-tahun.

Suatu ketika, ada yang bermimpi mendapatkan suatu hal dalam hidupnya. Tiba-tiba saja, ketika hampir dalam genggaman, semuanya hilang, musnah, hancur. Merasa terpuruk.
Tapi sebenarnya dia lebih beruntung daripada orang-orang yang kehilangan orang yang disayanginya secara bersamaan entah karena kecelakaan atau bencana.
Tidak bisa membayangkan perasaan kehilangan mereka ketika itu.

Entah kenapa, sebenarnya,
Kalau dipikir ulang, seburuk apa pun peristiwa yang kita alami,
Sebenarnya kita masih jauh lebih beruntung dari banyak orang yang mengalami lebih parah dari kita.
Sayangnya, sering kali beberapa orang lebih memikirkan ‘betapa sial’nya mereka.
Sayang sekali. Sayang sekali.


(Boleh copy paste, tapi kalau tidak keberatan, mohon dicantumkan sumbernya)

Tidak ada komentar: