Jumat, 22 Juli 2011

Semua Masalah dan Kesulitan yang Datang Itu, dan 'Kenapa Kamu?'

gambar diambil dari wallpapercube.com 

Kamu mengatakan, "Kenapa Engkau meninggalkanku?"
Allah menjawab, "Tunggu sebentar, sebenarnya Aku meninggalkanmu, atau kamu yang meninggalkan-Ku? Aku di sini. Selalu ... Melihatmu, mendengarmu, memperhatikanmu. Apa kau pernah melakukan hal-hal itu untuk-Ku?"



Kamu mengatakan, "Masalah ini, kenapa aku?"
Allah menjawab, "Karena kamu kuat. Lebih kuat dari yang kamu perkirakan. Yang harus kamu lakukan hanya melihat dirimu lebih dalam."

Kamu mengatakan, "Kenapa aku mencintainya tapi tidak bisa memilikinya, kenapa orang lain yang memilikinya?"
Allah menjawab, "Karena kadang, segala sesuatu diciptakan sudah Aku perkirakan. Yang terbaik dan yang bukan. Yang harus kamu lakukan hanya belajar menerima, dan yang terbaik untukmu pasti akan datang. Temukan."

Kamu mengatakan, "Tapi kenapa kadang setelah terjadi berpasangan, masih ada perpisahan, kekerasan, dan pengkhianatan? Bukankah sudah terbaik."
Allah menjawab, "Karena kadang orang sudah berpikiran cepat bahwa ini yang terbaik. Kadang berpasangan juga belum tentu yang terbaik. Aku tetap mengijinkan berpasangan agar terjadi pembelajaran. Tidak semua yang kamu pikir terbaik adalah memang terbaik. Jangan tergesa memutuskan, tetapi juga jangan terlalu lama mempertimbangkan."

Kamu bilang, "Kenapa ada miskin dan kaya?"
Allah menjawab, "Itu seperti kamu bertanya kenapa ada siang dan malam atau kenapa ada sakit dan bahagia. Bukankah sudah jelas bahwa segala sesuatu, selain diciptakan berpasangan, juga diciptakan berlawanan? Kenapa? Agar semua seimbang. Kalau memang ingin kaya ya usahakan. Kenapa mengeluhkan koruptor, maling, dan orang-orang curang? Jika tentang mereka tidak ada yang bisa kamu lakukan, kenapa tidak memikirkan kekayaanmu. Yang terpenting, kadang, kamu mengeluhkan orang curang. Tetapi apa kamu bisa menjamin, ketika berkedudukan seperti mereka kamu tidak akan curang? Setiap orang sering tidak bisa melawan godaan."

Kamu mengatakan, "Andai saja ..."
Allah menjawab, "Andai saja, andai saja. Daripada bermimpi andai saja, kenapa tidak melakukan sesuatu untuk membuatnya menjadi nyata? Aku menciptakanmu bukan untuk hanya bermimpi, tapi melakukan sesuatu untuk mengejar mimpi itu. Meraihnya, menikmatinya, membaginya."

Kamu mengatakan, "Aku tidak sanggup lagi."
Allah menjawab, "Tentu saja kamu sanggup. Bukankah kamu masih bernafas? Jika masih bernafas berarti kamu masih bertahan. Berarti kamu masih bisa berjuang. Hanya pikiranmu yang mengatakan 'tidak sanggup' bukan berarti kamu memang tidak sanggup.

Kamu mengatakan, "Semua orang meninggalkanku."
Allah menjawab, "Aku tidak. Aku tidak pernah meninggalkanmu atau siapa pun. Lagipula kadang bukan mereka yang meninggalkanmu tapi kamu yang meninggalkan mereka. Bisa jadi juga mereka meninggalkanmu karena perbuatanmu sendiri."

Kamu mengatakan, "Masalahnya terlalu besar."
Allah menjawab, "Apakah lebih besar dari-Ku? Pasti tidak. Kalau begitu apa yang kamu takutkan? Kamu punya Aku yang selalu bisa menjadi tempatmu bergantung. Aku adalah bala bantuan terbesarmu yang tak terkalahkan."

Kamu bilang, "Kenapa aku tak pernah bisa bahagia?"
Allah menjawab, "Sudah kau pikirkan mendalam? Sudah kau mengenang ke belakang? Sudah kau hitung apa saja yang kau terima dan tidak lalu kau bandingkan? Dari yang terkecil, helai rambut, kuku, sampai pori-pori terkecil pun? Sudah kau berhenti mengeluh sedikit yang kamu tidak miliki dan mensyukuri ratusan kali lipat hal yang sudah kau miliki? Barangkali pertanyaan-pertanyaan itu bisa menjawab alasan kenapa kamu tidak berbahagia. Aku Maha Adil. Disamping memberi kepahitan, Aku selalu memberi kebahagiaan lebih banyak. Kadang orang sepertimu tidak mengetahuinya."

Kamu mengatakan, "Cinta itu menyakitkan."
Allah menjawab, "Tidak demikian dengan cinta-Ku. Cinta-Ku abadi. Aku mencintaimu. Karena itu Aku Menciptakanmu. Aku memberimu banyak hal, kadang kamu melupakannya. Apa lalu Aku meninggalkanmu? Aku sering menolongmu dalam kesulitan, dan kamu melupakan. Apa lalu Aku meninggalkanmu? Aku sering mengajarkanmu berbagai hal tentang hidup. Ajaranku kadang pahit, tapi jika berhasil melewatinya kamu akan menjadi lebih hebat. Sering beberapa orang menyerah dan kemudian menyalahkan-Ku. Apa lalu Aku meninggalkanmu? Cinta-Ku selalu membahagiakan. Dan untuk cinta sesama manusia, aku memberikan berimbang. Ada rasa sakit, ada penyembuhan. Ada sedih, ada kebahagiaan. Jadi, tetap bukan salah cintanya. Salah orang yang memberi dan menerima cinta ketika memanfaatkan. Jika dua cinta tulus, pasti saling membahagiakan."

Kamu mengatakan, "Ah, hidup sama sekali tidak mudah."
Allah menjawab, "Tentu saja hidup itu tidak mudah. Siapa bilang hidup itu harus mudah? Jika hidup itu harus mudah, kenapa aku tidak menempatkanmu di surga dan bukan di bumi? Aku menempatkanmu di bumi untuk belajar sesuatu, untuk berjuang, untuk tahu tentang segala hal. Jika Aku menempatkanmu langsung di surga, buat apa bumi untukmu? Apa kamu tidak mendengar jerit manusia lain tentangmu, 'ah, kenapa kamu susah sekali diajak bersyukur dan berjuang?'Kamu bilang, "Ini mustahil!"Allah menjawab, "Tapi tidak ada yang mustahil bagiku. Dan kamu tahu itu. Jangan lupakan itu."

Kamu bilang, "Aku harus mulai dari mana?"
Allah menjawab, "Apa yang menjadi masalahnya? Mulai saja. Dari manapun bukan sebuah masalah. Mulai saja."


(Boleh copy paste, tapi kalau tidak keberatan, mohon dicantumkan sumbernya)