Senin, 15 Agustus 2011

Lepaskan ...

Lalu seseorang atau sesuatu pergi meninggalkanmu?
Dan kamu kehilangan?
Meratap semalaman, setiap hari, sepanjang waktu?

Tetapi lihatlah keluar, matahari masih bersinar, bintang2 masih gemerlapan, orang lain masih menjalani hidup berjalan.

Kadang yang harus dilakukan adalah .... lepaskan
Apa pun itu, lepaskan.
Ikhlaskan ... apa pun itu, ikhlaskan ...
Sementara kamu terus meratap, segala sesuatu di luar sana terus berjalan.

Jika kamu terus demikian, membiarkan dirimu dalam kegelapan, tidak mau menerima dari mana pun cahaya terang.
Ketika nanti sadar datang, bisa jadi yang kamu terima tinggal keterlambatan.
Karena waktu tidak pernah berhenti berjalan meski kamu mengiranya demikian ketika kamu terlalu tenggelam.

Lepaskan.
Biarkan genggaman tangan terbuka, dengan begitu kau bisa menerima karunia lain.
The art of losing is not too hard to master.

Ketika ditinggal merasa sedih itu lumrah, tapi meratap hanya membuat lemah.
Dunia terus berputar, umurpun tak selamanya berpijar.
Tinggalkan apa yg harus ditinggal, dan dapatkan apa yang selama ini tertinggal...

Untuk apa mempertahankan sesuatu yang sudah tidak dimiliki lagi?
Dan memikirkan yang sudah hilang, jauh lebih berat daripada merancang masa depan.

2 komentar:

tesaradear mengatakan...

waa ini bagus banget kak :)
"Untuk apa mempertahankan sesuatu yang sudah tidak dimiliki lagi?"
yah... sepertinya memang harus dilepaskan :')

namarappuccino mengatakan...

@Tesa: yap. harus dilepaskan, Tesa. :) di depan sana ada bahagia. :)