Kamis, 25 Agustus 2011

Namaku, Rindu


gambar diambil dari hanyakata.blogdetik.com
Namaku, Rindu.

Aku dikenal oleh seluruh dunia kecuali tiga, yang belum lahir, yang jiwanya terganggu, dan yang sudah mati. Bagian yang pertama, mereka akan mengenalku, kelak. Yang kedua dan ketiga, bisa jadi mereka pernah mengenalku juga.


Aku ini dikatakan oleh hampir semua orang, dirasakan. Kadang tersampaikan, kadang tidak. Bisa jadi juga yang disampaikan bukanlah namaku, bisa jadi hanya sebuah sms menanyakan kabar, atau ketika bertemu disampaikan dengan bahasa pelukan. Oiya, kadang juga, yang membuatku sedih, aku disampaikan dalam bahasa tangisan. Ah, kalau kalian bisa merasakan seperti orang yang sedang menangis itu, kalian akan menangis bersamaku.

Aku, Rindu. Aku datang ketika seorang laki merindukan perempuan, atau sebaliknya. Aku juga datang kepada seseorang yang dipenjara dan merindukan kebebasan. Aku juga datang kepada pelacur yang sering menangis tiap malam, menginginkan seorang laki-laki baik dan pernikahan. Sering juga, aku mendatangi seorang yang jatuh cinta tapi tidak bisa menyampaikannya. Cinta rahasia, meski sebenarnya, orang yang dicintai dan orang-orang disekitarnya akan melihat cinta itu semudah membaca buku. Bisa juga, aku datang kepada seorang yang sangat sehat, tapi orang terdekatnya sudah komea berbulan-bulan. Ah, dia rindu sekali sebuah pelukan hangat dan senyuman. Lihat? Aku tidak hanya dirasakan oleh dua orang muda-mudi yang jatuh cinta seolah dunia milik berdua. Aku bisa dirasakan siapa pun, bahkan seorang tua renta yang dijauhkan dari cucunya.

Namaku, Rindu. Tunggu, aku akan menghadiri hari-harimu. Bisa ketika malam, pagi, atau bahkan dari pagi sampai pagi lagi. Atau, aku memang sudah di hari-harimu? Aku mungkin sedang menjelma menjadi laki atau perempuan, menjadi pernikahan dengan anak cucu berlarian, menjadi kebebasan, menjadi impian. Aku bisa menjelma apa pun. Apa kau merasakanku? Sudah kau sampaikan tentangku?

Hei, sudahkah aku memberitahumu bahwa namaku adalah Rindu?


(Boleh copy paste, tapi kalau tidak keberatan, mohon dicantumkan juga sumbernya)

Tidak ada komentar: