Minggu, 11 September 2011

Jangan-Jangan, Ketika Bahagiamu Tidak Datang Hari Ini?

Jangan-jangan, kamu masih belum bahagia hari ini, karena kamu masih menginginkan masa lalu, dan tidak menikmati yang sekarang?

Jangan-jangan, kamu masih belum bahagia hari ini, karena kamu masih berusaha merengkuh sesuatu yang sudah jelas-jelas tidak akan bisa kamu rengkuh?

Jangan-jangan, kamu masih belum bahagia hari ini, karena meski sudah didatangkan yang terbaik untuk menjadi milikmu, tapi kamu masih mengharapkan yang lain (yang menurutmu terbaik padahal belum tentu)?


Jangan-jangan, kamu masih belum bahagia hari ini, karena kamu tidak berani melepaskan semua yang terus menyakiti dan membuat tidak nyaman?

Jangan-jangan, kamu masih belum bahagia hari ini, karena dulu, kamu bisa melakukan sesuatu yang bisa membahagiakanmu, tapi kamu tidak melakukannya?

Jangan-jangan, kamu masih belum bahagia hari ini, karena kamu belum mensyukuri apa pun yang kamu miliki hari ini?

Jangan-jangan, ah, jangan-jangan semuanya benar?
Karena ketidakbahagiaan memang bisa disebabkan oleh orang lain, tapi kadang, jauh disebabkan dari diri sendiri.

Dan jangan-jangan, bahagia itu sederhana, seperti menikmati apa pun yang ada, meski selalu berusaha lebih baik untuk ke depannya.

Bagaimana kalau kita ubah semuanya mulai hari ini, pelan-pelan tentu saja kalau tidak bisa secepatnya. Bersama. Bagaimana?




Tidak ada komentar: