Kamis, 29 September 2011

Sekeping Frase - 17

1.
"Ini istimewanya hujan sayang," katamu, "Airmataku bisa larut sebelum kelihatan."

2.
Kita sedang saling melupakan, sayang. Tidakkah kamu merasakan?

3.
Selamat pagi, kamu.

4.
Pagi selalu datang, sayang.
Seperti aku, akan datang kapan pun kamu membutuhkan.

5.
Bahkan Tuhan pun tak pernah menyesal menciptakan tangisan, sayang, karena air mata itu membersihkan mata dari kekelaman.


6.
Dia sedang membunuh perasaannya demi menghidupkan perasaan seseorang.

7.
Kamu punya senyuman, aku punya ingatan.
Barangkali dua hal itu adalah rumus pasti untuk menghasilkan kenangan.

8.
Pada suatu ketika, dia berkata berhenti jatuh cinta.
Masalahnya, hatinya tidak melakukan hal yang sama.

9.
Hatiku akan lebih dari cukup untuk tempat berlindungmu di hari tua.

10.
Di mata itu, sepiku terbenam.

11.
Lelah menunggumu, dia mencari hati baru.

12.
Kedipan matamu itu, suka atau kepuraan melupakan luka?

13.
Hei kamu, yang lama membawa pergi hatiku, bisa kamu kembalikan sekarang?
Aku ingin memberikannya kepada orang lain selainmu.

14.
Degub yang kudengar waktu kita bertemu tadi, jantungmu atau jantungku?

15.
Aku suka tulisan.
Masalahnya adalah, kamu hampir pasti selalu ada di setiap tulisanku.
Ada yang tahu cara menghentikan?



(Boleh copy paste, tapi kalau tidak keberatan, mohon dicantumkan juga sumbernya)

Tidak ada komentar: