Senin, 19 September 2011

Seminar Tentang Cinta

Pada awalnya seminar ini berjalan biasa saja. Moderator dan pembicara mendefinisikan cinta dengan gamblang dan panjang. Kebetulan pembicaranya dari berbagai bidang keahlian, agar sudut pandangnya berbeda. Ahli filsafat menjabarkan cinta seperti konsep cinta plato dan konsep cinta lainnya. Ahli agama menjabarkan cinta sebagai kepada Tuhan. Ahli-ahli lain terus menjabarkan cinta sedemikian rupa. Semuanya menyenangkan. Meluap-luap.

Aku kebetulan juga dipanggil sebagai pembicara. Kali ini aku bukan sebagai seorang ahli, melainkan untuk menjabarkan cinta sebagai sudut pandang orang biasa.

Dan ketiga giliranku menjabarkan cinta, semuanya diam. Bahkan aku bisa mendengar suara air yang tumpah, sepertinya juru sajinya sampai lupa sedang menuang air. Di pojok utara sana, beberapa orang tersedak.

Sudah merasa tidak nyaman, aku memberi salam dan keluar ruangan. Seisi ruangan masih diam.

Padahal penjelasanku tadi sangat sederhana dan tidak sepanjang ahli-ahli lainnya. Aku hanya menjabarkan cinta dengan tiga kata, ... namamu.


Tidak ada komentar: