Jumat, 14 Oktober 2011

Jawa Pos Raih Gelar Koran Anak Muda Terbaik Dunia


WINA – Sudah sebulan lebih Jawa Pos dinobatkan sebagai koran terbaik dunia untuk pembaca muda. Kemarin (12/10) penghargaan Newspaper of the Year, World Young Reader Prize 2011, itu resmi diberikan di Reed Messe Wien, Wina, Austria. Di tengah-tengah berlangsungnya ajang koran terbesar di dunia, World Newspaper Week.

Jacob Mathew, presiden asosiasi koran dunia WAN-IFRA, menyerahkan penghargaan tersebut kepada Azrul Ananda, direktur utama PT Jawa Pos Koran, dalam acara tahunan Young Reader Roundtable.


Sekitar 300 peserta diskusi menghadiri acara tersebut. Termasuk, wakil pemenang penghargaan lain dari berbagai negara di dunia. Dalam memenangi penghargaan terbaik dunia itu, Jawa Pos menyisihkan sejumlah koran kondang dunia.

Termasuk, The Hindu dari India, Wall Street Journal dan Chicago Tribune dari Amerika Serikat, serta Yomiuri Shimbun dari Jepang.

Jawa Pos meraih penghargaan itu berkat program DetEksi, departemen dan halaman khusus anak muda yang eksis sejak 2000. Tim juri yang berisi pakar-pakar koran dari berbagai negara menyebut, Jawa Pos lewat DetEksi telah menerapkan total youth think terbaik.

Kemarin ada dua trofi yang diraih Jawa Pos. Selain trofi tertinggi Newspaper of the Year, ada trofi pemenang kategori Enduring Excellence. Trofi kedua itu untuk konsistensi Jawa Pos dalam menerapkan program DetEksi selama lebih dari sebelas tahun.

”Penghargaan ini untuk Indonesia. Khususnya industri koran di Indonesia. Mungkin sepak bola kita belum bisa jadi juara dunia. Bulutangkis kita juga semakin sulit jadi juara dunia. Tapi, minimal tahun ini koran dari Indonesia bisa meraih gelar juara dunia,” kata Azrul, 34.

”Ini juga untuk seluruh barisan Jawa Pos Group yang tersebar mulai Aceh sampai Papua. Semoga ini bisa memberikan inspirasi bagi sekitar 200 koran dan stasiun televisi di bawah Jawa Pos Group untuk terus bekerja keras dan berinovasi, terus meraih hasil terbaik,” tambahnya.

Pekan ini di Wina, Jawa Pos membawa pasukan ”suporter” cukup banyak. Lebih dari 40 pimpinan Jawa Pos Group dari berbagai penjuru Indonesia ikut menghadiri World Newspaper Week sekaligus merayakan bersama sukses kemenangan Jawa Pos.

Mathew memberikan apresiasi tinggi kepada Jawa Pos yang telah berusaha keras membangun dan memelihara pembaca muda di Indonesia. ”Jawa Pos telah berhasil mengajak anak muda membaca surat kabar dan mengajari mereka bisa menulis,” puji Mathew dalam sambutan penghargaan World Young Reader Prize 2011 kemarin sore waktu setempat.

”Inovasi Jawa Pos itu diharapkan bisa menjadi inspirasi media-media dunia lain untuk melakukan terobosan penting bagi eksistensinya. Jawa Pos telah melakukan sesuatu yang luar biasa selama sepuluh tahun terakhir. Itu tidak gampang, sukses buat Jawa Pos,” imbuhnya.

Pekan ini Jawa Pos bukan satu-satunya koran Indonesia yang meraih penghargaan di World Young Reader Prize 2011. Harian Kompas dari Jakarta juga meraih penghargaan juri di kategori Public Service. ”Sekali lagi, saya mewakili tim juri, nilai Jawa Pos untuk meraih koran terbaik dari yang terbaik di dunia sangat mutlak,” kata Executive Director Young Readership of Development WAN-IFRA Aralynn A. McMane.

Selain gelar Newspaper of the Year, ada beberapa pemenang untuk kategori utama lain. Salah satunya, koran The Hindu dari India yang berhasil meraih kategori Brand lewat kampanye Aviva Book Wall. Koran ternama Amerika Serikat Wall Street Journal meraih award kategori Editorial.

Pemenang lain, koran Portugal Diario de Noticas & Jornal de Naticas, meraih award untuk Making the News, sementara Gazeta do Povo dari Brazil memenangi kategori Newspaper in Education. Yang terakhir, kategori Public Service dimenangi Glamdalen dari Norwegia.

Rayakan Bersama Dubes
Kebahagiaan sukses Jawa Pos tidak hanya dirayakan oleh rombongan Jawa Pos Group. Seluruh keluarga besar Kedutaan Besar Republik Indonesia (Kedubes RI) untuk Austria ikut ”merayakannya”.

Selasa malam (11/10) sebelum penghargaan diberikan, Duta Besar (Dubes) RI untuk Austria I Gusti Agung Wesaka Puja mengundang seluruh rombongan untuk jamuan makan malam di Kedubes RI di Wina.

Dalam sambutannya, Dubes RI menyebut Jawa Pos telah berhasil membawa nama Indonesia makin harum di mata dunia. ”Selamat bagi Jawa Pos atas penghargaan itu,” ucapnya. ”Mudah-mudahan Jawa Pos terus berjaya dengan terobosan- terobosannya,” tambah lulusan Fisipol UGM tersebut.

Rombongan Jawa Pos Group akan mengikuti World Newspaper Week sampai akhir, hingga Sabtu (15/10). Selain menyampaikan presentasi di Young Reader Roundtable kemarin, Azrul Ananda diminta berbicara tentang inovasi-inovasi keredaksian Jawa Pos di arena yang lebih besar. Yaitu, di ajang World Editors Forum besok, Jumat, 14 Oktober. (tim jawa pos)

Story Provided by Jawa Pos

Sumber

Tidak ada komentar: