Selasa, 22 November 2011

Lebih Menyakiti Membenci daripada Dibenci

Sebenarnya, lebih menyakiti membenci daripada dibenci.

Membenci membuat kita ingin tahu sesuatu yang bahkan tidak perlu kita tahu tentang orang itu
Memikirkan orang dan kelakuannya yang bahkan tidak perlu kita pikirkan.
Hanya untuk mencari kekurangan dan kelemahan orang lain, agar bisa tetap membenci.

****
Banyak yang tidak sadar, bahwa dengan membenci, waktu berharganya yang bisa digunakan untuk berbahagia menjadi sia-sia hanya untuk memikirkan kebenciannya.
Jangan membenci. Lepaskan meski tidak melupakan apa pun yang dia lakukan. Mulai sekarang, lebih baik memikirkan kebahagiaan kita dan orang-orang di sekitar kita.


SHINE ON! ^_^

2 komentar:

Annesya mengatakan...

syalalala icik icik ahem... <-- komen ga nyambung hehe

namarappuccino mengatakan...

Hahaha. kamu ini, Va. :D