Minggu, 20 November 2011

Memulai dan Menyelesaikan

20 Oktober 1968.

Anda mungkin tidak akan memercayai ini, tapi baiklah, biar disampaikan apa adanya.

Penonton lomba lari marathon hari itu sudah banyak yang meninggalkan stadion. Kilatan kamera wartawan juga sudah tidak ada lagi. Suasana sudah menjadi cukup sepi. Lombanya sudah berakhir?

Maaf, belum.

Karena tiba-tiba beberapa orang yang masih di sekitar lapangan stadion dikejutkan oleh bunyi sirene yang terdengar kencang sekali karena memang tidak ada suara selain itu. Itu adalah sirene dari mobil polisi yang memasuki stadion. Di belakangnya, seorang pelari setengah pincang berlari dengan susah payah memasuki stadium Olympic Mexico City yang sudah berangsur gelap. Ya, Anda tidak salah membaca. Memang tertulis setengah pincang.

Pelari tersebut terlibat insiden kecelakaan fatal dengan pelari lainnya pada awal perlombaan lari marathon. Ia diminta berhenti berlari karena darahnya berceceran. Anda tahu, ia menolaknya. Ia tetap berusaha berlari menuju garis akhir walau sudah lebih dari satu jam, pemenangnya bahkan sudah ditentukan.Dan tentu saja, dengan setengah terpincang.

Namanya John Stephen Akhwari dari Tanzania. Dan dia pelari terakhir yang memasuki garis finis dalam kondisi stadion sudah sepi dan berangsur gelap.

Anda tahu apa yang dikatakannya ketika seseorang bertanya kenapa dia tidak berhenti saja? Ini jawabnya.

"Negara saya tidak mengirim saya 7000 mil hanya untuk memulai pertandingan, mereka mengirim saya 7000 mil untuk menyelesaikannya."

*****

Oya, Anda sudah memulai sesuatu? Saya juga. Bagaimana kalau kita bersama-sama menyelesaikannya. Ya, menyelesaikannya.

Jadi, sekarang ini, kita tidak sendirian. Ada saya dan Anda, dan mungkin beberapa orang yang membaca tulisan ini, sedang bersama berjuang menyelesaikan sesuatu. Dan kapan pun Anda lelah, merasa sangat berat, merasa ingin menyerah, ingat lagi, Anda tidak sendirian. Kita sedang bersama menyelesaikan. Juga semua orang di dunia ini. Mungkin ada yang merasa seperti Anda, merasa sangat berat. Kenapa Anda tidak menyemangati mereka bahwa Anda tidak berhenti di sini? Mungkin mereka tidak tahu. Tidak apa. Kita mulai dari diri kita dulu, Saya dan Anda. Ayo, kita selesaikan dan kita tunjukkan bahwa kita lebih kuat dari entah masalah entah pekerjaan itu. Ya. Karena pada kenyataannya, kita memang selalu dicipatkan lebih kuat dari dua hal itu. Selalu...

Lagi pula Tuhan tidak mengirimkan sesuatu agar hanya Anda memulainya, tapi menyelesaikannya. Bukankah begitu? Sejak semula, ketika pertama kali kita memulai sesuatu, juga karena ingin menyelesaikannya, bukan?

Ah, kalau begitu, ayo kita selesaikan. Jangan berlama-lama. SHINE ON! ^_^



Tidak ada komentar: