Jumat, 30 Desember 2011

I Love You Anyway



Lihat, kamu sedang mengomel tentang betapa berantakannya ruangan ini sambil memunguti apa-apa yang ada di sana dan merapikannya. Aku lalu membantumu, tersenyum saja mendengar setiap omelanmu. Aku dengarkan. Tidak membantah, juga tidak bersuara. Aku tidak suka ketika seseorang mengomel padaku, mungkin juga seperti saat ini. Kadang, itu yang selalu membuatku menghembus napas panjang, dan membatin, “Ah, dia mengomel lagi”. But even so, I love you anyway.

Uh, I don’t like it when you wear that dress. It makes you looks pale. Aku membatinnya beberapa malam kemarin ketika akan menghadiri pesta pernikahan teman kita. Tapi kamu suka warnanya. Kamu suka ukurannya yang pas sekali dengan lekuk tubuhmu. Mau tahu pendapatku? Menurutku tidak sepas itu. Bagiku dress itu mengurangi kecantikanmu. But its okay. No matter what you wear, I love you anyway.

Lalu juga kadang, kalau sedang marah denganku kamu sering diam saja. Can we just talk? So I know which part that I made it wrong? Diam tidak menyelesaikan masalah. Tapi kamu malah tetap diam. Menghindariku berjam-jam bahkan berhari-hari. Menutup pintu kamar dan tidak membiarkanku masuk sama sekali. Bagusnya, kamu tetap menyediakan kopi dan memasakkan makan malam atau sarapan. Kalau boleh meminta, jangan diam kalau aku melakukan kesalahan, katakan saja dan aku akan meminta maaf secepat aku bisa. But even if you just keep silence, I still love you anyway.

Sudah banyak yang kita lalui. Ada pertengkaran-pertengkaran, kadang bahkan sampai caci maki. Ada kamu atau aku saling diam-diaman tidak menyapa sampai berhari-hari. Ada juga momen tertentu dimana kita saling merindu di malam hari ketika kita saling menjauhi dan kemudian merasa sepi. Ah, perjalanan kita memang belum lama dimulai. Masih harus banyak hal dan masalah yang akan kita temui. Ada pahit manis, tawa tangis, atau apa pun yang akan mencoba menjegal hati kita atau malah menguatkan kita nanti. For me it doesn’t matter. Cause no matter what happen, I’ll love you anyway.


(Inspired dari lagu Mocca – I love you anyway)

9 komentar:

agam mengatakan...

cie ihiy :) xixixixi

Untje van Wiebs mengatakan...

Beneran mas itu fiksi? :P

Nurul Khaliza mengatakan...

@Untje Van Wiebs: sedikit membantu mas erick ya :)
Gimana mau di bilang nyata, mas erick aja belum nikah. Hehe

Ririe Khayan mengatakan...

no matter what happen, I’ll love you anyway.no matter what happen, I’ll love you anyway--->through the joy and pain in all seasons till the last breath

Mixer Blog mengatakan...

wow..lagu yg menginspirasi :) slamat tahun baru ya!!tetap semangat ^^

namarappuccino mengatakan...

@Agam: :D

@Una: Hhehe. yap. dah dijawab dek Nunu. Merit aja belum, gimana mau nyata. hehehe

@Nunu: Hehehe makasih deeek.

@Ririe: Through everything. :)

@Mixer: Selamat tahun baru juga. :)

fauziyah mengatakan...

nice, :)

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

kok mirip kisah nyata ya hehehe

namarappuccino mengatakan...

@Fauziyah: Selamat datang lagi, dek. :)

@Mbak Lidya: Hehehe selalu dibilang mirip kisah nyata. :D