Senin, 26 Desember 2011

Keping - Seperti Hatimu


1.
Kita mungkin tidak membutuhkan pangeran atau puteri untuk dicintai. Ini bukan dongeng.
Kita mungkin hanya membutuhkan seseorang yang ada, nyata, dan mencintai kita.

2.
Jangan pagi dulu, aku belum siap untuk bangun. Mumpung masih ada kamu di depanku.

3.
Jangan lupa, hatimu yang harus dipelihara, bukan lukanya.

4.
Seseorang yang lelah menunggumu, suatu saat mungkin akan memutuskan untuk berhenti mencintaimu.

5.
Bahagia itu sederhana, kamu.
Tidak perlu kalimat indah yang perlu dilanjutkan di sana untuk menjelaskan itu.

6.
Sudah akhir tahun, apa belum terpikir untuk meninggalkan mimpi masa lalumu dan bangun?

7.
Cintanya sudah berhenti, tapi ada yang sia-sia mencoba menahannya agar tak pergi.

8.
Kalau kamu masih bertahan dengan yang terus melukai, mungkin yang benar-benar mencintaimu bisa memutuskan untuk pergi.

9.
Tunggu. Aku akan berlari ke situ. Dan mengambil sesuatu yang mungkin seharusnya adalah milikku. 
Seperti hatimu.

10.
Pelan-pelan berhenti mencari tahu tentangmu. Pelan-pelan menikmati apa yang ada di depanku. 
Seperti itu aku melepaskanmu.

8 komentar:

Arief Soottaaa mengatakan...

isinya nyangkut banget. hahaha
semoga bisa terus keluari karya2 kya gini..

jangan lupa ninggalin jejak juga di sini..

http://ariefungu.blogspot.com/2011/12/merevisi-uud-1945-mengenai-kewenangan.html

Yustie Amanda mengatakan...

katakatanyaaaa, menarik banget. dan ngejleb hehehe :)

namarappuccino mengatakan...

@Arief: Amiin. Siaaaap. ke TKP. :)

@Yustie: Terima kasih. :)

Mixer Blog mengatakan...

bener2!!!mengena!!jadi inget masa lalu hahaha...V____V

auuulya mengatakan...

paling suka banget sama yang nomor lima :)))

baguuuuss :D

BLOG TERBAIK mengatakan...

Kenapa kebanyakan menceritakan masa lampau atau sedikit masa lampau..coba masa yang akan datang yang dibicarakan...hehehe..

NF mengatakan...

suka dengan point 1.. :)

Ririe Khayan mengatakan...

Pelan-pelan berhenti mencari tahu tentangmu. Pelan-pelan menikmati apa yang ada di depanku.
Seperti itu aku melepaskanmu.----> sekian waktu menunggu, sekian usaha dilakukan, jk pada akhirnya pintu hati itu tak kunjung terbuka, mengayunkan langkah meniti jalan yg masih terbentang adalah pilihan yg harus mulai dilakukan.