Rabu, 18 Januari 2012

Keping - Tapi Kenapa Harus Menunggu Nanti?


1.
Nanti, mungkin kamu akan mengerti rasanya rindu setelah aku pergi. Tapi kenapa harus menunggu nanti?

2.
Secepatnya saja kamu memintaku berhenti. Jadi aku bisa segera memutuskan tetap di sini atau pergi.

3.
Aku sedang mengutip setiap gerakanmu. Kalau-kalau aku rindu.

4.
Kadang, yang kutakutkan bukan kehilanganmu, tapi kalau yang menjagamu setelah itu, tidak seberhati-hati aku.

5.
Sering, kalau kamu bercerita tentang dia, aku melirik dada kiriku, mengelusnya, dan berkata tanpa suara, "Apa kamu baik-baik saja?"

6.
Sebentar saja, aku ingin memandangimu berlama-lama. Siapa tahu nantinya tak ada kesempatan kedua.

7.
Perih itu sederhana, sakitmu di sana, dan aku tak berani menanyakan kabarmu karena ada kekasihmu di sana.

8.
Suatu hari, rindu akan membuatmu lelah, dan menguatkanmu kapan pun ada yang mengatakan kalau mencintai itu tak mudah.

3 komentar:

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

rindu skr dan nanti :)

Ririe Khayan mengatakan...

# mungkin kamu akan mengerti rasanya rindu setelah aku pergi. Tapi kenapa harus menunggu nanti? ~ Karena kita seringkali baru menyadari arti kehadiran seseorang ketika semuanya sudah berlalu

# yang kutakutkan bukan kehilanganmu, tapi kalau yang menjagamu setelah itu, tidak seberhati-hati aku ~ dan yang menyakitkan adalah aku tak mungkin bisa mengambil peran utk menjagamu (lagi)

namarappuccino mengatakan...

@Mbak Lidya: semoga tidak sampai nanti. :)

@Ririe: kamu selalu menyambungkannya dengan bagus sekali, Rie. :)