Sabtu, 18 Februari 2012

Kamu Bisa Melepasku Sekarang

Kalau menurutmu cinta adalah membuatmu tertawa berlama-lama, aku akan dikalahkan seorang komedian, sayang. Aku mungkin bisa sesekali membuatmu tertawa, tapi seorang komedian akan tetap melakukannya ratusan kali lipat dariku.

Kalau menurutmu cinta adalah bisa selalu membuatmu bersenang-senang, aku akan dikalahkan seorang penyuka pesta yang berpindah dari tempat satu ke tempat lain, sayang. Aku bisa mengajakmu bersenang-senang sesekali, tapi dia bisa melakukannya mungkin setiap hari.

Kalau menurutmu cinta adalah kerupawanan, aku akan dikalahkan aktor atau model, sayang. Aku tidak bisa mengubah wajah atau tubuhku seperti mereka, jadi mereka akan tetap jauh lebih tampan dariku.

Kalau menurutmu cinta adalah memberimu segala hal, aku akan dikalahkan seseorang yang bermobil delapan dan memiliki rumah seharga miliaran, sayang. Aku tidak sekaya itu, jadi memberikanmu segala hal, aku tidak tahu sayang. Aku bisa mengusahakannya, tapi tidak bisa menjanjikannya.

Tapi kalau menurutmu cinta adalah betah menemanimu berlama-lama bercerita atau mendengarmu ngomel berjam-jam, aku orang yang paling tepat untuk itu. Kalau menurutmu cinta adalah melakukan banyak hal agar kamu setidaknya tidak pernah berairmata, aku juga mungkin orang yang paling tepat untuk itu. Dan kalau menurutmu cinta adalah seseorang yang tetap menemanimu tak peduli kamu menggendut atau berkeriput, aku juga akan menjadi cinta yang seperti itu.

Tidak apa, sayang. Aku tidak akan memintamu apa-apa. Aku tidak akan memintamu memutihkan kulitmu atau mengoperasi plastik wajahmu agar tampak seperti gadis-gadis penyanyi Korea yang bisa membuat mata pria betah berlama-lama menatapnya. Aku juga tidak akan memaksamu memiliki bentuk tubuh seperti mereka atau memanjangkan rambutmu dan meluruskannya seperti gadis-gadis iklan sampo yang selalu kita sebut cantik itu. Kamu seperti itu saja. Lakukan saja apa yang kamu suka. Aku tidak akan memintamu menjadi seperti apa atau siapa.Seperti itu saja. Seperti gadis yang aku cinta.

Tapi, kalau kamu masih merasa aku tetap tidak sesuai dengan apa yang kamu inginkan, jangan dipaksakan, ya sayang. Kamu bisa melepaskanku sekarang.

9 komentar:

Nona Enno mengatakan...

mhm.. andai aja semua cowo di sini memiliki pikiran kaya yg di tulis diatas.. hehehe

pasti aku udah laku.. #eeeh
sayang manusia ngga ada puasnya :)

tetep semangat

Andaka Pramadya mengatakan...

aku lebih memaknai cinta sebagai rasa yang timbul tanpa alasan dan dasar, karena dari itu aku mencintainya tanpa alasan juga tanpa dasar tanpa takut untuk berhenti mencitainya kelak.

jika aku berhenti mencintainya kelak, aku juga berhenti mencintainya tanpa dasar dan alasan. apapula ini.

btw good baang :D

Tiesa mengatakan...

cinta tanpa syarat :')

Aiinizza anggriani mengatakan...

kak ara,, gigit jari aku bacanya.. keren gila... hohohoh
*seperti biasa izin share lagi yah kak :)

Mami Zidane mengatakan...

duh, baik sekali sih tokoh laki2 di cerita ini....laki2 yang baik harusnya juga mendapat perempuan yang baik juga donk...hehe...

Ely Meyer mengatakan...

manusia memang nggak pernah merasa puas ya, jarang ada yg mau menerima cinta apa adanya , sering diikuti segunung syarat

Ririe Khayan mengatakan...

Cinta proses berkelanjutan utk saling berketerimaan satu sama lain...it's simple but some times become complicated.

namarappuccino mengatakan...

@Nona Enno: Hehehe pasti laku kok. Hanya sedang berjalan ke Enno saja. :)

@Andaka: Waaaa keren bang sambungannya. Terima kasih.

@Tiesa; iya benar. :)

@Aii: Hehehe silakan dek. :D

namarappuccino mengatakan...

@Mami Zidane: Hehehe aamiin mbak. :)

@mbak Ely: hehehe iya mbak. Sering permintaannya malah macem-macem.

@Ririe: yap. Somtimes its become complicated. But oftenly, its because themselves,