Sabtu, 24 Maret 2012

Sudah Semestinya


Sudah semestinya kamu memberikan lebih, untuk juga mendapatkan lebih. Termasuk dalam hal perhatian dan hati.

Sudah semestinya kamu berhenti menunggu, kalau dia saja tak pernah memikirkanmu.

Sudah semestinya kamu melepaskan, kalau memang dia tidak ingin dipertahankan.

Sudah semestinya kamu terus berjalan, kalau memang sudah tidak ada lagi yang bisa dilakukan.

Sudah semestinya kamu mengasihi hatimu, daripada terus-terusan dikendalikan egomu.

Sudah semestinya kamu berusaha jatuh cinta lagi, kalau cinta yang dulu tidak lagi peduli.

Sudah semestinya kamu menyukuri banyak hal yang kamu miliki daripada menggerutui sedikit hal yang tidak kamu miliki.

Sudah semestinya kamu berbahagia, karena memang sudah selayaknya kamu berbahagia. Dengan melepaskan apa pun yang tidak ingin dipertahankan, dengan tidak menuruti egomu dan mengasihi hatimu, dengan mensyukuri yang dimiliki dan yang didepanmu, dan dengan berjalan lagi untuk siap mempercayakan hatimu lagi.

8 komentar:

kunang kunang mengatakan...

Kalau cinta dan perhatiannya tidak mau pergi, gimana..

Hana Ester mengatakan...

Sepertinya bertahan lebih baik...
Mencintaimu itu urusanku, kau diam saja!!
#Eaakkk...
hahhahaa

Aiinizza Wynata mengatakan...

semestinya..... :)

namarappuccino mengatakan...

Kunang-kunang: Kitanya yang harus pergi dulu. :) Biasanya bukan tidak bisa, tapi kitanya tidak mau melepaskan cinta itu dengan mengamatainya, stalking dsb.

Hana: Hahahaha itu salah satu keping. :p

Aiinii: Iya, dek. Semestinya.

Lidya - Mama Pascal mengatakan...

aku harus melepaskan apa? :)

Faizal Indra kusuma mengatakan...

Waduhwaduh ngepuitis mulu ni yee

srrriii mengatakan...

lebih banyak bersyukur, kita akan dapatkan lebih banyak lagi nikmat dan kebahagiaan.
:)

Asep Saepurohman mengatakan...

Semestinya saya memperhatikan nih, bagus banget ;D