Kamis, 28 Juni 2012

Kalian Berdua


Dia menunggu untuk kamu sapa. Kamu pun begitu. Kadang-kadang kalian hanya diam memandangi layar monitor. Ada nama masing-masing sedang online di sana. Sebenarnya salah satu dari kalian hanya tinggal mengetik titik dua dan kurung tutup, maka akan terjadi sebuah percakapan yang ditunggu kalian berdua. Tapi yang selalu terjadi adalah, kalian berdua memang mengetik itu, meski kemudian menghapusnya kembali. Tidak pernah ada yang berani memulai.

Dia, selalu memperhatikanmu. Kamu pun begitu. Sebenarnya kalian ini pecandu. Kamu pecandu tentang apa pun yang berkaitan dengannya, sementara dia pecandu kamu. Tapi kalian selalu malu-malu untuk memperlihatkannya.

Dia, sering tersenyum begitu saja setiap melihat foto kamu. Kamu pun begitu. Di bagian itu, sepertinya terlalu sulit untuk menipu. Senyummu ini, bisa muncul begitu saja karena dia, dan senyumnya pun begitu. Tapi kalian selalu mengatakan bahwa itu kebetulan saja. Seolah-olah semua orang tidak akan memperhatikannya.

Kalian berdua saling jatuh cinta, dan kalian sangat tahu itu. Tapi kalian selalu menekannya. Berusaha untuk selalu menjauhi tapi ternyata tetap tidak bisa berhenti saling mencintai. Sebenarnya saling mengagumi, tapi selalu berpura-pura tidak peduli.

Dia dan kamu tahu, tidak ada jalan untuk bersama. Karena masing-masing sudah memiliki pasangannya. Aku bersamamu, dan dia bersama pasangannya. Tapi aku selalu memperhatikan kalian berdua. Karena aku sahabatnya, dan kamu istriku. Di bagian mana yang tidak menjelaskan bahwa seberapapun ditutupinya, aku tetap bisa mengenali perasaan kalian berdua?

15 komentar:

Mifta Chaliq mengatakan...

dhuuaarrr...sukaaaaaa

fauziyah mengatakan...

umagaa..!!!! >.<

auuulya mengatakan...

sakit banget nih kayaknya.. #sigh

Sarnisa Anggriani Kadir mengatakan...

huaa.. kata2 diparagraf terakhir kak... itu nyesek :)

Sarita Amalina mengatakan...

huaaaa jeder banget akhirannya :" unpredictable.

Arif Zunaidi Riu Aj mengatakan...

bener banget dah!

Dia, selalu memperhatikanmu. Kamu pun begitu. Sebenarnya kalian ini pecandu. Kamu pecandu tentang apa pun yang berkaitan dengannya, sementara dia pecandu kamu. Tapi kalian selalu malu-malu untuk memperlihatkannya.

Laini Laitu mengatakan...

Karena aku sahabatnya, dan kamu istriku.

JLEB banget baca ini kak .. Nyesek -__-

Farida Aziz mengatakan...

nyesek puol !

Rosa Al-Rosyid mengatakan...

Di paragraf2 awal ngrasa tylisan ini "akuu bangeettt"... tapi endingnyaa, nggak sukaaa :(

Ririe Khayan mengatakan...

Klau lagu, maka ini lagu yang di nyaikan oleh Trie Utami dan Utha Likumahuwa....

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

jadi sering memperhatikan ya

uTit MarcUtit mengatakan...

sukaaa,,endingnya unpredictable...

destiniplestari mengatakan...

semoga nggak terjadi di kehidupan nyata ya kak..rasanya sakiiit banget, pasti.
T.T

Anonim mengatakan...

Jlebb bangettt... :'(

Ria Putri mengatakan...

:) suka