Jumat, 03 Agustus 2012

Menua Bersamamu


Yang tidak kamu tahu, aku ingin menua bersamamu. Dimana kita saling mengolok uban-uban pertama kita lalu menertawakannya. Atau kamu memegangi perutku yang membuncit, lalu mengatakan, "Tidak hanya umur yang bertambah, perutnya juga." Lalu kita tertawa. Dengan dua cangkir teh, beberapa pisang goreng, dan menikmatinya sambil duduk di teras pada setiap senja.


Bahkan menua pun bisa berbahagia kalau itu bersamamu.

10 komentar:

Nonasan mengatakan...

asalkan bersamamu, aku pasti bahagia. aw!

Sarnisa Anggriani Kadir mengatakan...

kata2nya simple tapi nusuk sampai ke dasar hati :D

Nonanovnov mengatakan...

gambaran bahagia menua selalu begitu ya. aku jg bayangannya minum teh sore hari sambil ngemil cookies di teras plus hujan rintik-rintik pula kkkk :)

Nonanovnov mengatakan...

gambaran bahagia menua selalu begitu ya. aku jg bayangannya minum teh sore hari sambil ngemil cookies di teras plus hujan rintik-rintik pula kkkk :)

Ananda Fibi mengatakan...

Wih, so sweet, Mas Na >.<
Smoga uban gag hapus cintanya Mas Na sma Pacarnya.. HAha..

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

Aamiin, semoga bisa selalu bersama sampai akhir ya

Vika Etiana mengatakan...

asik kata-katanya :"

Ayu Rainaya mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Ayu Rainaya mengatakan...

semoga aku bisa menua bersama orang yang benar-benar kucintai dan mencintai aku :)) #eh masih lama woy xD

dwi ayu Kartika mengatakan...

uuuhh.. keren neh, bisa jadi sinopsis iklan. (y)