Rabu, 05 September 2012

Keping - Ketika Mulut Kehilangan Nyalinya


1.
Melelahkan adalah ketika rindu menumpuk, tapi mulut kehilangan nyalinya.

2.
Seharusnya "Kita" adalah aku dan kamu. Seharusnya tidak ada "dia" di dalamnya. 

3.
Memangnya siapa kamu? Datang, menawarkan bahagiaku, tapi pergi lagi karena mengejar bahagiamu.

4.
Seseorang yang ingin sekali menyapa, tapi takut kembali jatuh cinta.
Atau memang karena masih cinta?


5.
Aku bahagia. Bukan karena kamu selalu membuatku tertawa.
Aku bahagia karena kamu bersamaku. Itu saja. 

6.
Memangnya siapa kamu? Memberi harapan kemudian meninggalkan?

7.
Kebodohan pertamamu mungkin mengharap lebih kepada seseorang yang menganggapmu bukan siapa-siapanya. 

8.
Sudah waktunya meletakkan hatimu di tempat yang tepat. Bukan jatuh cinta karena orang itu terlihat hebat.



1 komentar:

Outbound Malang mengatakan...

salam sukses gan, bagi2 motivasi .,
Hidup akan menjadi indah jika kita bisa bermanfaat untuk orang lain.
ditunggu kunjungan baliknya gan .,.