Rabu, 26 Desember 2012

Sebelum Aku Tak Lagi Mencintaimu




Sebelum aku tak lagi mencintaimu, kamu selalu menjadi tujuan favorit bagi ingatanku. Aku akan memilin cerita demi cerita ketika kita sedang berbincang berdua lalu menertawainya. Mengagumkan bagaimana satu cinta bisa membuat dua hati merasa nyaman. Seperti kita.

Sebelum aku tak lagi mencintaimu, aku akan merindukan pagi untuk cepat datang lagi. Itu satu-satunya kesempatan untuk melihatmu kembali. Tersenyum ketika dua pasang mata kita saling bertemu, mengirimkan sms-sms tidak jelas asalkan ada bahan untuk berbicara denganmu, atau menyeruput kopiku sengaja lebih pelan dari biasanya agar aku juga bisa bersamamu lebih lama.

Sebelum aku tak lagi mencintaimu, kamu adalah bahagiaku. Tempat aku menitipkan hatiku untuk tinggal sementara (dan selalu berharap bisa di sana selamanya), atau tempat aku merekam adegan-adegan kamu dalam potongan-potongan kecil untuk aku ingat lagi nanti malam, dan malam berikutnya, dan malam berikutnya.

Tapi, mungkin benar pepatah para orang tua, “Manusia berencana, Tuhan yang menentukannya.”

Aku berencana mencintaimu, menjaga bahagiamu. Tapi menurut Tuhan, aku lebih baik mencari jalan yang berbeda. Mungkin, menurut Tuhan, kita berdua bisa jadi akan menjadi dua orang paling berbahagia jika bersama. Karena itulah Tuhan memutuskan untuk membagi kebahagiaan kita kepada orang lain secara adil dengan cara tidak menjadikan kita bersama.
Itu pikiran positifku. Benar atau tidaknya, aku lebih suka berpikir seperti itu.

Yang harus kamu ingat hanyalah, sebelum aku tak lagi mencintaimu, kamu pernah menjadi bagian paling menyenangkan dalam ceritaku.

Tapi itu dulu.

Dulu, sebelum aku tak lagi mencintaimu.



9 komentar:

nana mengatakan...

Aaaahhhhhhhhhh..:'(

Anonim mengatakan...

(╥_╥)

meydianmey mengatakan...

Pahit-pahit betul tulisan kak Erick ini :')

Alpha Mike's mengatakan...

dalem banget mas :'(

Anonim mengatakan...

Sebelum aku tak lagi mencintaimu, aku mencintaimu

Sarnisa Anggriani Kadir mengatakan...

"Tapi itu dulu.

Dulu, sebelum aku tak lagi mencintaimu"

yg kalimat terakhir itu loh.. nyesek2 wow kak :(

dyantri mengatakan...

bisakah berhenti mencintaimu????

Namarappuccino mengatakan...

:)

Sebelumnya. Sebelumnya.

vanantama mengatakan...

Gembel, aing nangis nih!