Kita pernah, berbicara sepanjang malam dan saling memuji. Mengatakan apa pun yang basa-basi, lalu saling menertawakannya. Tertawa karena merasa bahwa percakapan kita sangat konyol. Pujian-pujian bodoh yang kita sampaikan hanya untuk memperlambat waktu, agar kita bisa tetap bersama lebih lama. Kita memang melewati waktu dengan bodoh, tapi itu tetap menyenangkan. Sangat menyenangkan.
Kita pernah, saling mencari bahan pembicaraan hanya untuk menyenangkan hati kita karena bisa melihat salah satunya tertawa. Jika aku bisa membuatmu tertawa, aku sering tidak bisa menjelaskan sendiri betapa senangnya aku. Dan jika kamu bisa membuatku tertawa, aku melihat binar matamu selalu berbeda. Ada senang yang tak terjelaskan di sana.
Kita
pernah, merasa bahwa mereka-mereka, yang makan di cafe yang sama dengan
kita ketika kita sedang menikmati waktu berdua, adalah alien. Ini bumi kita, mereka menginvasinya dan mengganggu
kebersamaan kita. Seharusnya kita serang mereka dengan senjata kimia. Kemudian kita menertawakan kebodohan pikiran kita
itu. Sebenarnya yang alien kita atau mereka? That was fun.