Minggu, 13 Januari 2013

What If?

To: wardaniema@gmail.com
Subject:


Em, I need you.

Dira, dia... kayaknya benar-benar sudah fix mau membatalkan pertunangan kami. Padahal keluarga besar sudah tahu aku akan menikah enam bulan lagi.

Bapak dan ibu belum tahu tentang ini, Em. Kemarin, Dira pas main ke rumah juga masih biasa. Tapi pulangnya lagi-lagi dia ngomong mau membatalkan pertunangan saja.

Argh! It's so frustating!



Aku sudah bilang gak mungkin. Sudah banyak yang tahu kami akan menikah enam bulan lagi. Apa yang akan diomongin orang jika tiba-tiba batal? Apalagi bapak dan ibu kan termasuk priyayi di kota ini. Mereka pasti akan terpukul sekali.

Tapi dia bergeming, Em. Dia mau menundanya. Dia masih belum yakin ini keputusan yang benar. Dia masih muda, masih ingin bebas, katanya. Apalagi dia masuk kerja baru sebulan ini. Tidak bisakah ditunda dulu sampai dia sudah benar-benar yakin?

Coba bayangin, Em, ditunda bagaimana jika gedung saja sudah dipesan, rapat keluarga sudah kami adakan, tetangga-tetangga dan relasi bapak ibu juga sudah tahu semuanya. Pasti kami akan malu sekali. Terutama bapak ibu.


Oke, I know she's still 22. Tapi 22 tahun juga bukan muda-muda amat kan? Sudah cukup dewasa untuk menikah. Sudah cukup waktu mudanya untuk bersenang-senang. Lagipula kenapa dulu dia mengiyakan ketika membahas tanggal pernikahan di hadapan keluarga besarnya dan keluarga besarku? Kenapa dia mau? Kalau dia dulu tidak mengiyakan, pasti aku gak akan sepusing ini, Em.

Sekarang, bagaimana aku ngomong ke bapak ibu? Ke keluarga besarku?

Please, Em. You're the one that know me since Junior High School. Tell me what to do.


_____
What If? (Part 1)




7 komentar:

Namarappuccino mengatakan...

What If akan dibuat berturut-turut selama 30 hari untuk ikut dalam program #DuaHati-nya @poscinta.

Jadi, kami akan berbalas surat. Saya akan mengatasnamakan Adit, dan @Miftachaliq (miftachaliq.blogspot.com) menjadi Ema. Jadi, proyek ini memiliki alur sendiri.

Rencananya, dulu tema ini kami jadikan proyek sebagai novel bersama istri. Muncul idenya pas sesi prewed kami. Ya, sudah, sekarang, kami ikutkan di proyek #DuaHati ini dulu. :)

Semoga berkenan.

Lidya - Mama Cal-Vin mengatakan...

siap mengikuti :) semoga tidak tertinggal

Ririe Khayan mengatakan...

Jadi ikutan penasaran dengan event-nya @poscinta...#bisa gak ya ikutan?

loverstopia mengatakan...

Kalo untuk program #DuaHati dari @PosCinta saya nggak punya pasangan. Saya cuma ikut program yang ketiga tapi lupa namanya.

Destini mengatakan...

Kak Ara dan mbak Mifta..semuanya suka nulis ya? :D keren deeeh

Mifta Chaliq mengatakan...

@ Mas Erick : cihui, (belajar) nulis bareng pacar (iya iya suami) :*

@ Lidya : tenang aja, kita pelan pelan koq

@ Ririe : cek http://30harimenulissuratcinta.blogspot.com/p/bergabung.html aja rie, bisa ikutan program pertama, kalo kedua ketiga harus daftar dulu

@ loverstopia : cek http://30harimenulissuratcinta.blogspot.com/p/bergabung.html aja :)

@ Destini : ehehe mas erick yang suka nulis (beneran) kalo aku tukang corat coret :)

semoga ga gengges tiba tiba nimbrung dan jawabnya telat :)

Salsabila Alifia Andjani mengatakan...

ini keren banget kak :)