Jumat, 25 Januari 2013

What If?

To: wardaniema@gmail.com
subject: 


3 tahun lalu, Em. Pas aku ke Jakarta nikahannya Handoko. Itu terakhir kali ketemu. Kamu masih sama siapa itu, Bayu kalau gak salah namanya?

Ya gak melo juga kali, Em. Memang kenyataannya lagi jatuh gini.

Tahu, Em. Tahu. Ngerti. Pada akhirnya juga romo dan ibu akan tahu. Tapi praktek gak pernah semudah teori, lho, Em. Kayak mau bungee jumping, kelihatannya mudah, tinggal terjun. Kelihatannya. Tapi kan bagi orang yang takut ketinggian, tetap gak akan mudah.

Tapi ide kamu bagus juga sih. Coba nanti Minggu aku ajak romo sama Ibu ke pemancingan. Idep-idep ngerayain sesuatu gitu. Nanti ngomong di sana. Kalau berani lho ya, kalau berani.

Halah, Dira mah pret!

Suka-suka dialah mau ngapain juga. Nanti aku cari yang lebih cantik, lebih menarik, lebih nyenengin. Sumpah, dendam bener aku ini. Pengen buat dia nyesel.

Eh, Em. Mmmmm. Sebenarnya ada hal lain sih yang mau kuomongin, tapi ntar aja deh. Lupakan.


______
What If surat Ema sebelumnya ada di sini: What If 12.


Tidak ada komentar: