Selasa, 29 Januari 2013

What If?

To: wardani.ema@gmail.com
subject:


Ya pakai mikir lah, Em.

Nih ya, mumpung aku belum bilang sama romo dan ibu kalau pernikahanku dengan Dira batal. Jadi, kalau aku tetap menikah, meski gak sama Dira, mungkin romo dan ibu gak terlalu kecewa.

Apalagi menikahnya sama kamu. Romo dan ibu kan sudah kenal kamu dari SMP, Em. Pasti diterima.

Ya, ini aku agak egois sih. Tapi, pikirin dulu deh, Em.

Jangan berpikir ini kayak cerita sinetron atau film saja, menikah sembarangan. Gak sembarangan kok. Pertimbangannya, keluarga kita sudah kenal sangat dekat. Kamu dan aku juga sudah kenal dari SMP lho.

Terus kan kamu juga ke mana-mana ditanya kapan menikah. Apalagi tahun ini kamu 29 tahun. Bukan maksud bilang kamu gak laku. Pasti banyak yang naksir. Tapi setahuku kamu ini kan suka milih-milih. Kayak aku, sukanya milih-milih. Makanya menikahnya telat.

Just think about it. Berhari-hari juga gak apa deh.


____
Balasan dari surat Ema yang ada di sini: What If?

Tidak ada komentar: