Kamis, 07 Februari 2013

B.a.h.a.g.i.a




Mungkin bahagia itu adalah meski hanya makan tempe, tapi kita bisa menikmatinya.
Mungkin bahagia itu adalah ketika terjebak macet di tengah jalan, lalu karena tidak ada yang bisa dilakukan, kita menyetel musik, bernyanyi, dan bersenang-senang di tengah kemacetan.
Mungkin bahagia itu adalah ketika terjadi hujan saat kita mau pergi keluar. Tapi kemudian, kita berpesta di dalam rumah meski tidak jadi keluar.
Mungkin bahagia itu adalah ketika kita mampu melepaskan.
Mungkin bahagia itu adalah ketika kita menginginkan sesuatu dan berhasil mendapatkannya.
Mungkin bahagia itu adalah ketika kita sedang kusut, lalu pergi ke pantai, melupakan sejenak semua kekusutan, dan benar-benar menikmati pantai.
Mungkin bahagia itu adalah kita sendiri. Ketika mampu menikmati.

Mungkin bahagia itu adalah ketika kita bisa menghitung apa saja hal yang sudah diberikan Tuhan dan yang belum, lalu menyadari bahwa lebih banyak yang diberikan daripada yang belum.
Lalu kita tersenyum.

Mungkin bahagia bukanlah peristiwa, atau bersama siapa.
Mungkin bahagia adalah cara kita memandang sesuatu dan bagaimana membuat apa pun menjadi lebih menyenangkan.
Fokus kepada apa yang bisa kita lakukan daripada fokus pada peristiwa buruknya.

Mungkin.

4 komentar:

septi ika lestari mengatakan...

bukan mungkin, itu semua tentu saja memang benar, semua tergantung cara kita menyikapi. iya kan mas? :D

Namarappuccino mengatakan...

Iyap. Benar. :)

wilda yusnita mengatakan...

mungkin,bahagia adalah ketika kita bersyukur dan menikmati semua yang kita dapatkan... bisa??

Namarappuccino mengatakan...

@Wilda: Sangat bisa. :)