Jumat, 14 Maret 2014

Karena Aku Pernah Merasakannya


Dia pasti sekarang bahagia bersamamu. 

Aku tahu ini karena aku mengenalmu.

Aku tahu kalau kamu akan memperhatikannya kalau dia sedang berbicara. Aku tahu kalau setiap melihatnya, kamu akan tersipu malu pada awalnya, sedikit memerah di pipimu, tetapi setelah itu kamu akan bermanja-manja, tapi juga sering membuatnya tertawa dengan banyolan-banyolan pintarmu. Kamu selalu seperti itu kalau jatuh cinta.

Aku tahu kamu akan sering membawakannya kue buatanmu. Dari brownies, cupcakes, sampai kue kering seperti nastar atau kalau tidak pun, mungkin juga sekadar kamu bawakan roti tawar dengan meises yang banyak dicampur keju. Kecuali kalau dia tidak suka salah satu dari kue-kue itu. Tetapi, kamu tetap akan membawakannya kue yang dia suka. Kamu selalu ingin membuat orang yang kamu suka bahagia, salah satunya dengan apa yang kamu berikan kepadanya.

Aku tahu kamu akan membelikannya cd lagu-lagu yang dia suka. Sebenarnya, kamu bisa saja membelikannya CD Norah Jones, Endah dan Rhesa, The Beatles, atau apa saja yang kamu suka. Tapi kamu selalu lebih suka memberikan sesuatu kepada orang lain bukan berdasar apa yang kamu suka, tetapi apa yang orang lain itu suka. Itu yang benar. Dan aku juga selalu mengagumimu karena itu.

Aku tahu kalau setiap pagi kamu akan sms dia dengan "Selamat pagiiiiiii, sudah banguuuun?" disambung dengan siangnya kembali mengirimkan sms untuk mengingatkannya jangan lupa makan siang dan ditutup kalimat, "Have a sweet dream and hope your true dreams will win," ketika malam. 

Aku tahu semuanya, karena aku pernah merasakannya. Dulu. Dulu ketika kamu masih bersamaku. Sebelum kamu pergi karena setelah semua yang kamu lakukan untukku, aku tidak memperlakukanmu sama baiknya.

Aku dan keegoisanku. Yang membuatmu kemudian lelah dan pergi dariku.

I miss that moment. I miss the feeling being loved by someone. Someone like you, especially. And the worst part is, i miss you.



11 komentar:

Hidup Sederhana mengatakan...

hhmmm.. luar biasa.. :)

vika etiana mengatakan...

hhmmm.. i miss you

Andhita mengatakan...

Iya, i miss you. :')

Dian Srg mengatakan...

Hari minggu kemaren aku habiskan seharian ngacak2 blog ini. Dan berhasil juga mengacak2 perasaan *huuaaaaa...
Mas,smua isi blognya koq pernah aku alamin sih? *geer :)
Hari ini aku udah nyampe ke tulisan 2011, aiihh bikin makin nyeseek :'(
Izin share ya mas,ada yang beberapa mau aku "culik" hehehe..
ehh iya salam kenal mas :)
mulai skrg aku pembaca setia blog mu :)

Namarappuccino mengatakan...

@All: Thank you for visiting. :)

@Dian: Waaa you're my mood booster for writing again today. Thank you. :)

Andi Haryanto mengatakan...

Saya mencoba meng-audiokan Tulisan kak ara yg ini, dan hasilnya entah gimana. hehe. Hasilnya bisa di dengarkan di (https://soundcloud.com/andy-haryanto-1/pernah-merasakannya)... Mohon masukannya dari kak ara. Tapi mohon maaf kak ara, kata2nya ada yg saya edit. hehe. Izin ya kak ara. thanks sebelumnya.

Utami Wahyu mengatakan...

yang sudah terjadi biarkan saja :)

ria purhanifah mengatakan...

i miss that moment especially you... :')

tri_elsha mengatakan...

Baca lagi post yang lawas. Krn kak nara jarang updet blog skrg :-(

oktaviana mengatakan...

Hari minggu kemaren aku habiskan seharian ngacak2 blog ini. Dan berhasil juga mengacak2 perasaan *huuaaaaa...

slosa mengatakan...

Hari ini aku udah nyampe ke tulisan 2011, aiihh bikin makin nyeseek :'(
Izin share ya mas,ada yang beberapa mau aku "culik" hehehe..